perumahan murah

Usaha Pemerintah Dalam Menyediakan Rumah Murah Untuk Rakyat

perumahan murah

Sudah begitu banyak paket kebijakan yang diambil pemerintah pada sektor properti, tujuannya tidak lain adalah untuk memberikan bantuan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) agar bisa membeli rumah sebagai tempat tinggal yang layak. Masalah yang terjadi sekarang ini adalah sulitnya MBR dalam membeli hunian karena harga uang muka dan bunga cicilan yang sangat memberatkan menengah kebawah.

Melalui kebijakan-kebijakan yang di ambil pemerintah Presiden Joko Widodo inilah yang akan membuat masyarakat menengah kebawah bisa membeli hunian dengan uang muka murah dan bunga cicilan perbulan yang ringan. Subsidi dana di ambil atau dibantu dari beberapa BUMN pada tahun 2017 nanti dana tersebut akan meningkat menjadi 100%. Perusahaan negara tersebut nantinya akan memberikan bantuan kepada pemerintah demi terwujudnya paket kebijakan ekonomi ini.

Pembiayaan hunian subsidi saat ini sudah cukup bagus karena sudah terserap sebanyak 100%. Dana yang terserap itu adalah untuk 100 ribu unit rumah subsidi yang saat ini sudah cukup baik pelaksanaan di lapangan dari anggaran yang di sediakan sebanyak 9,2 triliun rupiah. Besarnya subsidi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat menengah kebawah ini akan meringankan mereka dalam membeli hunian.

Kendala Pembangunan Rumah Subsidi 2017

Paket kebijakan yang diambil pemerintah sudah sangat bagus namun tetap saja ada kendala ketika sudah berjalan di lapangan. Mengenai perizinan dan pengadaan lahan untuk pembangunan perumahan rumah subsidi menjadi pekerjaan yang tidak mudah untuk di bereskan.

Terlalu lamanya proses perizinan tanah untuk hak milik menjadi kendala tersendiri bagi setiap pengembang dan pemerintah pusat sebagai pemilik kebijakan tersebut. Jika dilihat dari segi pendanaan, pemerintah sudah cukup bagus sekali namun kendala perizinan dan pengadaan lahan tersebut menjadikan biaya pembangunan yang di lakukan oleh pengembang menjadi membengkak.

Mengatasi hal ini, Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil berusaha mencari jalan agar bisa memperpendek jangka waktu dalam perizinan tersebut. Dalam mengurus atau mengukur tanah untuk pembangunan pemukiman saja dibutuhkan waktu yang cukup lama yaitu bisa sampai 6 bulan lamanya. Inilah yang ingin di pangkas oleh Sofyan Djalil tujuannya agar pengembang juga bisa menghemat pengeluaran mereka.

Berapa Harga Rumah Subsidi?

rumah subsidi

Berdasarkan harga perumahan terkini yang diambil dari situs resmi jual beli rumah di Indonesia, membeli rumah subsidi dengan luas bangunan 22 m2 dan luas tanah 60 m2, harganya tidak lebih dari 148 juta. Uang muka yang terjangkau dan suku bunga 5% flat setiap bulannya dengan tenor 15 sampai 20 tahun. Kemudahan dalam membayar uang muka dan suku bunga yang rendah adalah akibat dari paket ekonomi yang di tetapkan oleh pemerintah pusat.

Jika sudah begini, nantinya masyarakat menengah kebawah akan mampu membeli hunian sebagai tempat tinggal. Biasanya kebanyakan masyarakat merasa kesulitan jika ingin membeli hunian karena uang mukanya yang terlalu besar dan suku bunga tinggi. Rumah subsidi adalah pilihan tepat bagi masyarakat dengan penghasilan di bawah 4 juta setiap bulannya.