OJK

Penipuan Investasi Sedang Marak, Ini Kata OJK

investasi

Melalui sumber data yang diambil dari website Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ternyata saat ini ada begitu banyak perusahaan-perusahaan berbasis website yang menawarkan investasi dengan skema menguntungkan dan sangat atraktif. OJK menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati kepada entitas yang tidak memiliki legalitas jelas dan masyarakat harus lebih memperhatikan setiap penawarannya yang biasanya sangat menggiurkan. Sebaiknya melaporkan terlebih dahulu kepada Otoritas Jasa Keuangan mengenai investasi yang menggiurkan.

Sekarang OJK telah mengeluarkan daftar alaert investasi yang datanya di himpun melalui beberapa laporan dari masyarakat. Begitu banyak kedok investasi seperti emas dan sebagainya dengan menawarkan keuntungan besar. Selama legalitas entitas tidak mengacu kepada persyaratan yang sudah di tetapkan oleh pemerintah sebaiknya urungkan niat untuk melakukan investasi.

Adanya Investor Alert Portal (IAP) yang di keluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan bisa membantu masyarakat ketika harus memilih dimana mereka harus menginvestasikan modalnya. Langkah preventif ini di sambut baik oleh masyarakat karena mengingatkan kepada setiap lapisan maysarakat agar tidak mudah tergiur dengan keuntungan berlipat yang di tawarkan. Kembali lagi kepada legalitas harus menjadi patokan ketika ingin melakukan investasi.

Biasanya perusahaan-perusahaan yang memiliki modus untuk menipu nasabahnya memiliki badan usaha persero (PT). Mereka mengandalkan beberapa dokumen untuk meyakinkan nasabah bahwa perusahaan investasinya sangat aman. Sesuai dengan keputusan dari menteri perdagangan yang memberikan pertaruan bahwa dalam penghimpunan dana investasi tidak boleh memanfaatkan Surat Izin Usaha Perdangan (SIUP). Dengan adanya peraturan seperti ini dan adanya IAP maka seharusnya masyarakat sudah bisa memilih entitas mana yang bisa di percaya serta berada di bawah pengawasan yang sah secara hukum dan negara.

Berapa Banyak Investasi Yang Tidak Terdaftar Di OJK?

Jika dilihat dari sumber pada website Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maka sebanyak 34 perusahaan yang terdaftar pada IAP. Semua perusahaannya berbasis website dan di bawah pengawasan dari OJK. Sebaiknya masyarakat bisa melakukan pengecekan terhadap beberapa perusahaan yang menawarkan investasi menggiurkan dengan menanyakannya kepada pihak OJK demi kenyamanan para nasaba sendiri.

Sumber yang berasa dari IAP dimana terdapat cukup banyak perusahaan yang tidak jelas asal usulnya harus menjadi perhatian dari masyarakat. OJK sendiri sangat terbuka apabila masyarakat menanyakan legimitasi sebuah entitas yang menawarkan investasi. Program daftar alert investasi ini di harapkan dapat memberikan manfaat besar kepada banyak masyarakat agar lebih berhati-hati lagi.

Modus Penipuan

penipuan investasi

Cukup sulit dalam membaca modus penipuan berkedok investasi. Biasanya investasi emas dan batubara menjadi kedok para penipu untuk memberikan angan-angan keuntungan besar kepada setiap nasabahnya.

Cara terbaik untuk mengetahui keabsahan suatu entitas yaitu dengan menanyakan kembali kepada OJK mengenai perusahaan tersebut terdaftar sebagai perusahaan investasi di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuanga atau tidak. Langkah setiap masyarakat seperti ini sangat di dukung sekali oleh OJK.